Halaman

Ringkasan Materi PPKn Kelas 9 Bab 3 "Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia" | Bagian 1- Teori Kedaulatan

Ringkasan Materi PPKn Kelas 9 Bab 3 "Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia" | Bagian 1- Teori Kedaulatan



CecepGaos.Com - Halo, sahabat Edukasi! Selamat datang kembali di blog sederhana CecepGaos.Com, media informasi pendidikan terbaru. 

Kali ini, CecepGaos.Com akan berbagi informasi tentang Ringkasan Materi PPKn Kelas 9 Bab 3 "Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia" | Bagian 1- Teori Kedaulatan. 

Assalamu'alaikum Wr.Wb. 

Selamat pagi anak-anakku kelas 9!

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. 

Alhadmulillah hari ini, kita bisa bertemu kembali dalam pelajaran PPKn. Sebelum kita mulai, marilah kita membaca doa terlebih dahulu, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Berdoa dimulai. Selesai.

Anak-anakku, pada pertemuan kali ini, kita akan mempelajari bab 3, yaitu Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia" [Bagian 1- Teori Kedaulatan]

A. Hakikat dan Teori Kedaulatan

1. Pengertian Kedaulatan 

Kata kedaulatan berasal dari bahasa arab, yaitu ”daulah” yang artinya kekuasaan tertinggi. Pengertian kedaulatan itu sendiri adalah kekuasaan yang tertinggi untuk membuat undang-undang dan melaksanakannya dengan semua cara yang tersedia. Oleh karena itu, kedaulatan rakyat membawa konsekuensi, bahwa rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Kedaulatan rakyat, berarti juga pemerintah mendapatkan mandatnya dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pemerintahan oleh rakyat, mengandung pengertian bahwa pemerintahan yang ada, diselenggarakan dan dilakukan oleh rakyat sendiri. Gaya pemerintahan seperti ini disebut dengan ”demokrasi”. Demokrasi adalah pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat.

Keterlibatan rakyat dalam membentuk pemerintahan sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat, dilaksanakan melalui pemilihan umum.

Pelaksanaan prinsip kedaulatan rakyat, dapat dilakukan melalui demokrasi langsung dan demokrasi perwakilan. Demokrasi langsung bercirikan rakyat mengambil bagian secara pribadi dalam tindakan-tindakan dan pemberian suara untuk membahas serta mengesahkan undang-undang. Sementara itu, dalam demokrasi perwakilan, rakyat memilih warga lainnya sebagai wakil yang duduk di lembaga perwakilan rakyat untuk membahas dan mengesahkan undang-undang.


Menurut pendapat Jean Bodin, seorang ahli tata negara dari Prancis yang hidup di tahun 1500-an, kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi untuk menentukan hukum dalam suatu negara. Kedaulatan memiliki empat sifat pokok, yaitu:

  • asli, artinya kekuasaan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi;
  • permanen, artinya kekuasaan itu tetap ada sepanjang negara tetap berdiri walaupun pemerintah sudah berganti;
  • tunggal, artinya kekuasaan itu merupakan satu-satunya dalam negara dan tidak dibagikan kepada badan-badan lain; serta
  • terbatas, artinya kekuasaan itu tidak dibatasi oleh kekuasaan lain.

2. Teori Kedaulatan

a. Teori Kedaulatan Tuhan

Teori ini mengajarkan bahwa negara dan pemerintah mendapat kekuasaan tertinggi dari Tuhan sebagai asal segala sesuatu (causa prima). 

Pelopor teori kedaulatan Tuhan, antara lain, Augustinus (354-430), Thomas Aquino (1215-1274), F. Hegel (1770-1831), dan F.J. Stahl (1802-1861).

Contoh negara yang menganut teori ini adalah Jepang pada masa lalu dengan kaisar Tenno Heika sebagai titisan Dewa Matahari. Karena berasal dari Tuhan, maka kedaulatan negara bersifat mutlak dan suci. 

b. Teori Kedaulatan Raja

Pada abad pertengahan, teori kedaulatan Tuhan berkembang menjadi teori kedaulatan raja, yang menganggap bahwa raja bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Kekuasaan raja berada di atas konstitusi. Seorang raja bahkan tidak perlu menaati hukum moral agama. Justru karena statusnya sebagai representasi atau wakil Tuhan di dunia, maka pada saat itu kekuasaan raja berupa tirani bagi rakyatnya.

Peletak dasar utama teori ini adalah Niccolo Machiavelli (1467-1527) melalui karyanya, II Principle. 

Teori kedaulatan raja, beranggapan bahwa kekuasan tertinggi terletak di tangan raja sebagai penjelmaan kehendak Tuhan. Karena kedaulatan dimiliki para raja, akhirnya raja berkuasa dengan sewenang-wenang. Raja Louis XIV dari Prancis dengan sombongnya berkata “l’ettat C’st Moi” (negara adalah saya).

c. Teori Kedaulatan Negara

Menurut teori kedaulatan negara, kekuasaan tertinggi terletak pada negara. Sumber kedaulatan adalah negara yang merupakan lembaga tertinggi kehidupan suatu bangsa. Kedaulatan timbul bersamaan dengan berdirinya suatu negara.

Peletak dasar teori ini antara lain, Jean Bodin (1530-1596), F. Hegel (1770-1831), G. Jellinek (1851-1911), dan Paul Laband (1879-1958). Pengembangan teori Hegel menyebar di negara-negara komunis.

d. Teori Kedaulatan Hukum

Berdasarkan pemikiran teori kedaulatan hukum, kekuasaan peme­rintah berasal dari hukum yang berlaku. Hukumlah (baik tertulis maupun tidak tertulis) yang membimbing kekuasaan pemerintah. Kekuasaan hukum merupakan kekuasaan tertinggi dalam negara. Pelopor teori kedaulatan hukum, diantaranya: Hugo de Groot, Krabbe, Immanuel Kant, dan Leon Duguit.

e. Teori Kedaulatan Rakyat

Teori kedaulatan rakyat beranggapan bahwa rakyat merupakan kesatuan yang dibentuk oleh suatu perjanjian masyarakat. Kemudian, sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, rakyat memberikan sebagian kekuasaannya kepada penguasa yang dipilih oleh rakyat dan penguasa tersebut harus melindungi hak-hak rakyat. Tokoh yang mengemukakan teori ini adalah Montesquieu (1688-1755) dan J.J. Rousseau (1712-1778).

Beberapa pandangan pelopor teori kedaulatan rakyat, di antaranya sebagai berikut.

JJ. Rousseau, menyatakan bahwa kedaulatan itu merupakan perwujudan kehendak umum dari suatu bangsa merdeka yang mengadakan perjanjian masyarakat (social contract).

Johannes Althusius, menyatakan bahwa setiap susunan pergaulan hidup manusia, terjadi dari perjanjian masyarakat yang tunduk kepada kekuasaan, dan pemegang kekuasaan itu dipilih oleh rakyat.

John Locke, menyatakan bahwa kekuasaan negara berasal dari rakyat, bukan dari raja. Menurutnya, perjanjian masyarakat menghasilkan penyerahan hak-hak rakyat kepada pemerintah dan pemerintah mengembalikan hak dan kewajiban asasi kepada rakyat melalui peraturan perundang-undangan. John Locke menyimpulkan bahwa terbentuknya negara melalui:

  1. pactum unionis, yaitu perjanjian antara individu untuk membentuk suatu negara; dan
  2. pactum subjectionis, yaitu perjanjian antara individu dan wadah atau negara untuk memberi kewenangan atau mandat kepada negara berdasarkan konstistusi atau UUD.

Mostesquieu, seorang ahli dari Prancis, berpendapat bahwa agar kekuasaan dalam suatu negara tidak terpusat pada seseorang, kekuasaan dalam suatu negara dibagi ke dalam tiga kekuasaan yang terpisah (separated of power). Pemegang kekuasaan yang satu, tidak memengaruhi dan tidak ikut campur tangan terhadap kekuasan lainnya. Pembagian kekuasaan dalam negara, dibagi atas tiga kekuasaan, yaitu:

  1. Kekuasaan legilatif, yaitu kekuasaan untuk membuat peraturan perundang-undangan dalam suatu negara,
  2. Kekuasaan eksekutif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kekuasaan ekseku­tif­ sering disebut sebagai kekuasaan menjalankan pemerintahan, dan
  3. Kekuasaan yudikatif, yaitu kekuasaan untuk menegakkan peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila terjadi pelanggaran. Kekuasaan yudikatif sering disebut sebagai kekuasaan kehakiman.

Anak-anakku, demikianlah penjelasan tentang Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia" [Bagian 1- Teori Kedaulatan]. 

Semoga dapat kita pahami dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Terima kasih atas perhatiannya. Semoga bermanfaat. 

Wassalamu'alaikum Wr.Wb. 


Sumber: Tin Sumartini, Ai  dan Sutisna Putra, Asep. 2018. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP/MTs Kelas IX Edisi Revisi 2018. Jakarta: Puskurbuk, Balitbang, Kemendikbud

73 Responses to "Ringkasan Materi PPKn Kelas 9 Bab 3 "Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia" | Bagian 1- Teori Kedaulatan"

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Nama : Syalzhabilla Yasmin
    Kelas : 9D
    Sekolah : SMPN 1 PATOKBEUSI

    ReplyDelete
  3. Zahwa Mecca Gaos
    digiclass 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  4. Mochammad Zahran Hadran
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  5. Fikri rasyad hidayat
    Kelas 9
    Smp puri artha

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Nama: Lidia Ayuning Lestari
    Kelas: 9G
    Sekolah: SMPN 1 Patokbeusi

    ReplyDelete
  10. Azka Maulida Putri
    9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  11. Edmonda Panji Arie Nur Putra
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  12. Adam Tejasukmana
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  13. Khalif ahmad ardhanu
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  14. Nama: Siti Maria Ulfah
    Kelas :9G
    Sekolah: SMP N 1 PATOKBEUSI

    ReplyDelete
  15. Shofiyyah Aziizah Pongkyana
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  16. Zaskia Naura Adilia Putri
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  17. Earlyanda Laxmi Shaliha
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  18. Arya Dava Dinaryanto
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  19. Nama : Aghnayta Hikmariyah
    Kelas : IX E
    Sekolah : SMPN 1 PATOKBEUSI

    ReplyDelete
  20. Muhamad Yusuf Bintang Rabani
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  21. Ergin Setyo Pamungkas
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  22. M.a Sela Sunandar
    Kls : IX G
    Smp n 3 cipunagara

    ReplyDelete
  23. Fuspita sari
    Kelas 9G

    Smpn 3 cipunagara

    ReplyDelete
  24. Najwa Saffa Aganetha
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  25. Andara Aulia R
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  26. Anindya Chandrarini
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  27. Zahira Velma Amabel
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  28. Putri Bintang istiqlaili
    Kls 9f



    SMPN 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  29. Dede rosidah
    Kelas 9
    Smp 3 cipunagara

    ReplyDelete
  30. Nama: Avia Fitri Yani
    Kelas: 9F
    Sekolah: SMPN 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  31. Rasya Halimah Rasjid
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  32. Muhammad Rafa Aimar
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  33. Aprilya Maudini Putri
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  34. Susan susanti
    9d
    SMPN 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  35. Nama: Fany
    Kelas: 9f
    Sekolah: Smpn 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  36. Hanifa syakib
    Kelas 9
    SMP Puri Artha

    ReplyDelete
  37. EUIS RAHMAWATI
    KELAS 9
    SMPN 3 CIPUNAGARA

    ReplyDelete
  38. EUIS RAHMAWATI
    KELAS 9
    SMPN 3 CIPUNAGARA

    ReplyDelete
  39. EUIS RAHMAWATI
    KELAS 9
    SMPN 3 CIPUNAGARA

    ReplyDelete
  40. Nama;Sri Widanengsih
    Kelas;9f
    Sekolah;SMPN 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  41. Nama;Sri Widanengsih
    Kelas;9f
    Sekolah;SMPN 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  42. Rianita
    Kls:9G

    SMP 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  43. indah lestari
    Kls:9E
    SMP 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  44. M.a Sela Sunandar
    Kls : IX G
    SMPN 3 CIPUNAGARA

    ReplyDelete
  45. Riska putri Emilia
    Kls:9D

    Smpn 3 cipunagara

    ReplyDelete
  46. Riska Putri Emilia
    Kls:9D
    SMP 3 cipunagara

    ReplyDelete
  47. Riska Putri Emilia
    Kls 9D
    SMP 3 cipunagara

    ReplyDelete
  48. Zakaria Hadi Sanjaya
    Kls:9D
    SMP 1 patokbeusi

    ReplyDelete
  49. Nama: Tiara julianti
    Kelas:9D
    Sekolah: SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  50. Nama:Tiara julianti
    Kelas:9D
    Sekolah: SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  51. Nama : AMELIA
    Kelas : 9B
    SMPN 6 Subang

    ReplyDelete
  52. Nama : AMELIA
    Kelas : 9B
    SMPN 6 Subang

    ReplyDelete
  53. Reva Lupitasari Putri
    Kls:9D
    SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  54. Reva Lupitasari Putri
    Kls:9D
    SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  55. Reva Lupitasari Putri
    Kls:9D
    SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  56. ALVINO.S.M
    KLS : 9D
    SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  57. Nama: Tika Lisnawati
    Kelas: 9D
    SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  58. Nama : Bagas Dwi Prasetyo
    Kelas : 9E
    SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  59. Nama : Bagas Dwi Prasetyo
    Kelas : 9E
    SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  60. Nama: Adith Septian
    Kelas:9D
    Sekolah:Smpn 6 Subang

    ReplyDelete
  61. Nama:Adith Septian
    Kelas:9D
    Sekolah:Smpn 6 Subang

    ReplyDelete
  62. Nama : Siti shopiyah
    Kelas : lXD
    Smpn 6 Subang

    ReplyDelete
  63. Nama:Muhamad Herlan Fadilah
    Kelas:9D
    Sekolah:SMP N 6 Subang

    ReplyDelete
  64. Nama;Sri Widanengsih
    Kelas;9F
    SMPN 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  65. Nama;Sri Widanengsih
    Kelas;9F
    SMPN 3 Cipunagara

    ReplyDelete
  66. Nama: AMELIA
    Kelas: 9B
    SMPN 6 Subang

    ReplyDelete
  67. Nama : Nira syakinah nisa
    Kelas : 9B
    Sekolah : SMPN 6 SUBANG

    ReplyDelete
  68. Nama:Susan Triani
    Kelas:9D
    Sekolah:Smpn 6 Subang

    ReplyDelete
  69. Nama:Susan Triani
    Kelas:9D
    Sekolah:Smln 6 Subang

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel