Halaman

Follow us on Facebook

Halaman

Kamis, 29 November 2018

Puisi | Ingin Kusapa Kamu

Ilustrasi (Sumber: https://m.detik.com/)

Ingin Kusapa Kamu
Karya: Cecep Gaos

Ingin kusapa kamu
Dengan syair syair syahdu
Setelah sekian lama ku terdiam membisu
Bagai batu nisan mendekap sekujur nafsu

Ingin kusapa kamu
Dengan alunan ayat ayat rindu
Merdu mendayu dayu
Yang telah lama ku simpan dalam kalbu

Ingin kusapa kamu
Dengan sentuhan jari jari awan
Yang dulu kupinjam dari atas kayangan
Putih halus bagai sayap malaikat penuh kelembuatan

Ingin kusapa kamu
Dengan bisikan bait bait sajak cinta
Yang kurebut dari genggaman angin melintas di atas khatulistiwa
Agar kau tahu hati kita
Tak kan pernah bisa saling melupa.

#CG @Karawang,  27-11-2018


*Puisi ini telah tayang di Kompasiana:
https://www.kompasiana.com/cecepgaos/5bfd5380c112fe0b4620be43/ingin-kusapa-kamu

Puisi | Masih Tentangmu

Ilustrasi (Sumber: https://m.republika.co.id)

Masih tentangmu...
Guru yang selalu membawa kalbu
Kala menggores kapur di atas papan tulis berdebu

Masih tentangmu...
Guru yang selalu membawa jiwa
Saat melukis hati dengan ucap lembut penuh makna

Masih tentangmu...
Guru yang tak segan menegur
Kala hati dan pikiran mulai terasa ngawur

Masih tentangmu...
Guru yang tak pernah jemu menebar ilmu
Meski kadang beban hidup terasa berat membelenggu

Masih tentangmu...
Guru yang tak pernah mengeluh
Meski kadang cobaan hidup membuatmu berkali kali terjatuh

Masih tentangmu...
Guru yang selalu menebar senyuman
Memberikan sejuta harapan
Demi mempersiapkan masa depan
Yang penuh dengan tantangan

Perjuanganmu tak pernah kuragu
Kaulah guru kalbu yang kurindu.

#CG @Karawang, 27-11-2018


*Puisi ini telah tayang di Kompasiana:
https://www.kompasiana.com/cecepgaos/5bfd3f32c112fe1786541ad8/masih-tentangmu 

Rabu, 16 Mei 2018

Jariyah Tulisan

Ilustrasi: https://en.m.wikipedia.org

"Lupakan apa yang telah kau tulis hari ini. Jadikan sebagai amal jariyah yang akan datang sebagai penghiburmu kelak"
#CG

Senin, 19 Maret 2018

Biarlah Ku Tak Menjadi Orang Hebat

Ilustrasi: http://simplesallydesigns.com

Biarlah ku tak menjadi orang hebat. Asalkan ilmuku bermanfaat, bagi diri, keluarga, dan masyarakat. Agar pahala amalku dapat terus mengalir hingga akhirat, ketika nyawaku telah diambil malaikat.

Biarlah ku tak menjadi orang hebat. Asalkan kupandai bersyukur dengan segala yang kudapat. Agar kenikmatan yang kurasa terus berlipat.

Biarlah ku tak menjadi orang hebat. Asalkan diriku pandai beribadat dan bermuamalat. Agar hidupku bahagia di dunia dan akhirat.

Biarlah ku tak menjadi orang hebat. Asalkan diriku terhindar dari segala perbuatan dosa dan maksiat. Agar hidupku selamat di dunia dan akhirat.


#CG @Karawang, 19-03-2018

Puisi ini telah dimuat di Kompasiana.
https://www.kompasiana.com/cecepgaos/5aafc046ab12ae39c201e3c2/biarlah-ku-tak-menjadi-orang-hebat

Rabu, 14 Maret 2018

Kutemukan Keindahan Tangan Tuhan di Kotamu

Blue Fire Kawah Ijen (Sumber: http://www.inews.id)


Kujejakkan kaki di kotamu, Banyuwangi yang namanya kian mewangi. Senyuman warganya begitu menarik hati, bak seorang bidadari sedang mandi di kali.

Kutemukan keindahan tangan Tuhan di kotamu. Memahat kawah Gunung Ijen dengan pahatan keagungan. Lalu Tuhan mengisinya dengan air asam, tuk dijadikan sebagai sumber kekayaan alam. Setiap fajar menjelang, Tuhan pun titipkan api biru sebagai pelengkap keindahan alam.

Kutemukan keindahan tangan Tuhan di kotamu. Melukis hutan dengan kuas dan kanvas kelembutan. Lalu Tuhan lukiskan berjuta pohon Trembesi, yang membuatnya bak hutan Fangorn di film "Lord of The Rings" yang menggetarkan hati.

Kutemukan keindahan tangan Tuhan di kotamu. Mengukir lembah dan ngarai dengan ukiran keindahan, yang membuat hatiku semakin terbuai.

Kutemukan keindahan tangan Tuhan di kotamu. Menganyam sawah dengan anyaman kemakmuran. Yang terhampar menghijau dari Timur ke Barat, terbentang menguning dari Utara ke Selatan.

Kutemukan keindahan tangan Tuhan di kotamu. Membatik laut dengan canting dan malam kebesaran. Menampilkan deburan dan riak-riak ombak yang saling berkejaran.

#CG @Karawang, 18-02-2018